← Kembali ke Ensiklopedia
⚫
spicesulit
Lada
Piper nigrum
Lada adalah "Raja Rempah" yang menjadi komoditas ekspor rempah utama Indonesia sejak berabad-abad. Sentra produksi utama ada di Bangka Belitung (lada putih/muntok white pepper), Lampung (lada hitam), ...
⏱
Masa Panen
1095 hari
🌡️
Suhu Ideal
24–32°C
💧
Curah Hujan
2000–3000 mm/tahun
💰
Harga Pasar
Rp 50.000 – 120.000/kg
📋 Ringkasan
Lada adalah "Raja Rempah" yang menjadi komoditas ekspor rempah utama Indonesia sejak berabad-abad. Sentra produksi utama ada di Bangka Belitung (lada putih/muntok white pepper), Lampung (lada hitam), dan Kalimantan. Lada Bangka-Belitung terkenal di dunia sebagai lada putih premium. Budidayanya memerlukan tiang panjat (lanjaran) hidup atau mati.
🌱 Panduan Budidaya
🪨
Jenis Tanah
Lempung liat berpasir, gembur, drainase baik, kaya organik
⚗️
pH
5.5–7.0
📏
Jarak Tanam
2.5 × 2.5 m dengan lanjaran
🗓
Musim Tanam
Panen Agustus – Oktober
💊 Kebutuhan Pupuk
NPK 200–500 g/tanaman/tahun tergantung umur, pupuk kandang 5 kg/tanaman/tahun. Pemupukan 2 kali/tahun.
🥗 Nilai Gizi
Kalori251 kcal
Protein10.4g
Karbohidrat64g
Lemak / Fat3.3g
Serat25.3g
🐛 Hama & Penyakit
⚠️Busuk pangkal batang (Phytophthora capsici)
⚠️Penggerek batang (Lophobaris piperis)
⚠️Kuning lada (Cucumber mosaic virus)
⚠️Tungau (Tetranychus spp.)
📈 Potensi Pasar
Rentang Harga
Rp 50.000 – 120.000/kg
Hasil per Ha
1.5–3 ton/ha/tahun (lada kering)
#rempah#ekspor#bangka belitung#lampung#raja rempah#premium