← Kembali ke Ensiklopedia
🧅
vegetablesulit
Bawang Merah
Allium cepa var. aggregatum
Bawang merah adalah komoditas strategis nasional yang harganya sangat fluktuatif dan berpengaruh besar pada inflasi Indonesia. Sentra produksi utama adalah Brebes (Jawa Tengah), Bima (NTB), dan Enreka...
⏱
Masa Panen
70 hari
🌡️
Suhu Ideal
25–32°C
💧
Curah Hujan
1000–1200 mm/tahun
💰
Harga Pasar
Rp 18.000 – 45.000/kg
📋 Ringkasan
Bawang merah adalah komoditas strategis nasional yang harganya sangat fluktuatif dan berpengaruh besar pada inflasi Indonesia. Sentra produksi utama adalah Brebes (Jawa Tengah), Bima (NTB), dan Enrekang (Sulsel). Budidayanya sangat intensif memerlukan pengendalian hama dan penyakit yang ketat, terutama moler (Fusarium) dan layu.
🌱 Panduan Budidaya
🪨
Jenis Tanah
Lempung berpasir, drainase sangat baik, gembur
⚗️
pH
5.5–7.0
📏
Jarak Tanam
20 × 15 cm
🗓
Musim Tanam
Mei – September (Kemarau)
💊 Kebutuhan Pupuk
NPK Phonska 300 kg/ha, ZA 200 kg/ha, pupuk kandang 15 ton/ha. Pemupukan 3 kali: tanam, 20 HST, 40 HST.
🥗 Nilai Gizi
Kalori40 kcal
Protein1.4g
Karbohidrat9.3g
Lemak / Fat0.1g
Serat1.8g
🐛 Hama & Penyakit
⚠️Layu Fusarium (Fusarium oxysporum) / Moler
⚠️Ulat bawang (Spodoptera exigua)
⚠️Bercak ungu (Alternaria porri)
⚠️Embun bulu (Peronospora destructor)
⚠️Kutu thrips (Thrips tabaci)
📈 Potensi Pasar
Rentang Harga
Rp 18.000 – 45.000/kg
Hasil per Ha
8–15 ton/ha
#bumbu#sayuran#strategis#inflasi#brebes#bima