← Kembali ke Ensiklopedia
🌿
plantationsedang
Karet
Hevea brasiliensis
Karet alam adalah komoditas perkebunan strategis Indonesia dengan luas sekitar 3,5 juta hektar, menjadikan Indonesia produsen karet terbesar kedua dunia setelah Thailand. Lateks dipanen dengan cara pe...
⏱
Masa Panen
2190 hari
🌡️
Suhu Ideal
25–35°C
💧
Curah Hujan
2000–2500 mm/tahun
💰
Harga Pasar
Rp 12.000 – 22.000/kg (karet kering)
📋 Ringkasan
Karet alam adalah komoditas perkebunan strategis Indonesia dengan luas sekitar 3,5 juta hektar, menjadikan Indonesia produsen karet terbesar kedua dunia setelah Thailand. Lateks dipanen dengan cara penyadapan (tapping) setiap 2–3 hari. Tanaman mulai disadap pada umur 5–7 tahun dan produktif selama 25–30 tahun.
🌱 Panduan Budidaya
🪨
Jenis Tanah
Tanah dalam, drainase baik, tidak berbatu
⚗️
pH
4.0–6.5
📏
Jarak Tanam
6 × 3 m atau 7 × 3 m (555–476 pohon/ha)
🗓
Musim Tanam
Penyadapan sepanjang tahun (kecuali gugur daun)
💊 Kebutuhan Pupuk
NPK khusus karet 150–400 g/pohon/tahun tergantung umur. Magnesium dan Boron penting untuk produksi lateks.
🥗 Nilai Gizi
Kalori0 kcal
Protein0g
Karbohidrat0g
Lemak / Fat0g
Serat0g
🐛 Hama & Penyakit
⚠️Gugur daun (Colletotrichum gloeosporioides)
⚠️Penyakit bidang sadap (Phytophthora palmivora)
⚠️Jamur akar putih (Rigidoporus microporus)
⚠️Embun tepung (Oidium heveae)
📈 Potensi Pasar
Rentang Harga
Rp 12.000 – 22.000/kg (karet kering)
Hasil per Ha
1.5–2.5 ton/ha/tahun (karet kering)
#perkebunan#lateks#ekspor#industri#sumatera#kalimantan