← Kembali ke Ensiklopedia
🫘
cerealsedang
Kedelai
Glycine max
Kedelai adalah sumber protein nabati terpenting di Indonesia, digunakan untuk produksi tahu, tempe, susu kedelai, dan berbagai produk olahan. Tanaman legum ini juga mampu mengikat nitrogen udara melal...
⏱
Masa Panen
85 hari
🌡️
Suhu Ideal
23–30°C
💧
Curah Hujan
1000–1500 mm/tahun
💰
Harga Pasar
Rp 9.000 – 14.000/kg
📋 Ringkasan
Kedelai adalah sumber protein nabati terpenting di Indonesia, digunakan untuk produksi tahu, tempe, susu kedelai, dan berbagai produk olahan. Tanaman legum ini juga mampu mengikat nitrogen udara melalui simbiosis dengan bakteri Rhizobium, sehingga baik untuk kesuburan tanah. Varietas Anjasmoro, Grobogan, dan Dena-1 terkenal produktif.
🌱 Panduan Budidaya
🪨
Jenis Tanah
Tanah lempung berpasir, gembur, drainase baik
⚗️
pH
6.0–7.0
📏
Jarak Tanam
40 × 10 cm atau 30 × 15 cm
🗓
Musim Tanam
Maret – Agustus
💊 Kebutuhan Pupuk
SP-36 75 kg/ha, KCl 50 kg/ha, Urea 50 kg/ha. Inokulasi benih dengan Rhizobium. Pupuk dasar sebelum tanam.
🥗 Nilai Gizi
Kalori446 kcal
Protein36g
Karbohidrat30g
Lemak / Fat20g
Serat9.3g
🐛 Hama & Penyakit
⚠️Penggerek polong (Etiella zinckenella)
⚠️Lalat bibit (Ophiomyia phaseoli)
⚠️Karat daun (Phakopsora pachyrhizi)
⚠️Ulat grayak (Spodoptera litura)
⚠️Busuk batang (Sclerotium rolfsii)
📈 Potensi Pasar
Rentang Harga
Rp 9.000 – 14.000/kg
Hasil per Ha
1.5–2.5 ton/ha (biji kering)
#protein#legum#tahu#tempe#nitrogen-fixing